inilah kampung halamanku, di perbatasan jawa timur dan jawa tengah dengan berbagai kekayaan alam dan historinya yang tak banyak orang tahu. bagi sebagian orang mungkin akan malas berkunjung di sini karena jlannya yang jelek, ya mungkin itu salah satu kelemahan kota ini. tapi jika anda mau melihat lebih dalam potensi blora semua itu akan terbayarkan.
sayapun bangga dengan kota ini. kaya akan minyak, peninggalan jaman pra sejarah berupa fosil dinosaurus, gajah purba, sampai makam batupun terletak disini. kota ini berada di pegunungan kendeng utara dimana kelompok samin lahir oleh seorang tokoh yaitu samin surosentiko. kota inipun juga tempat aryo penangsang dan adipati unus berperang yang akhirnya untuk mengenang jasanya dijadikanlah sebuah nama kota dan sekarang menjadi sentra kota Blora yaitu cepu.
Jati terbaik terlahir dari tanah Blora, walau kini hutan jatipun udah pada gunung. dulu banyak banget jati alam yang rindang nan cantik.Kalo main ke Blora jangan lupa buad wisata kereta loko tua yang ga kalah ma ambarawa, dengan rute perjalanan yang melewati hutan jati dan pengelolaan minyak, wuih cantik sekali.
kebudayaan yang dimiliki blora juga lumayan banyak salah satunya seni barong yang sampai sekarang masih membuat saya takut(hua...) lha serem og, sampe klo denger suaranya aja kuping ni udah peka dan langsung mengirimkan perintah ke otak untuk segera menutup semua pintu dan jendela padahal barongannya jauh banget lhooo... hehehe, apa lagi klo ada yang lagi tranch (hmm debus aja kalah).
satu lagi tempat wisata yang aq sarankan buad kalian yang pingin ke Blora, mainlah ke wisata sumur tua Pertamina, pasti jadi pengalaman tersendiri buad kalian.jika ingin membeli buah tangan dari Blora carilah egg roll yang bisa di cari di banyak toko. Jika ingin berkuliner ria carilah sate ayam khas Blora, sedaappppp.
and that u know di Blora itu tempat asal seorang sastrawan terkenal di Indonesia banyak sekali karangannya yang diterbitkan dalam berbagai bahasa asing, dia juga mendapat nobel sastra. tetralogi yang terkenal Bumi Manusia yaitu Pramudia Ananta Toer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar