Total Tayangan Halaman

Senin, 08 November 2010

tak adalagi samin, kini yang ada hanyalah sedulur sikep

Kenyataannya memamng seperti itu, kata samin mengalami pergeseran makna yang negatif (lupa istilah bhasa Indonesianya). Beberapa orang samin akan marah jika mereka disebut sebagai orang samin, thats why? soalnya di Blora sendiri jika ada orang yang berfikir sedikit berbeda dan nyeleh maka mereka akan di juluki " nyamin" dari kata samin. Tentunya ini menjadi tekanan tersendiri bagi mereka dan menjadikan mereka terpinggirkan, akhirnya orang samin di Blora lebih senang hidup mencil/ menyendiri karena seolah-oleh terstigmakan  dengan masyarakat yang menganggap dirinya normal.
And the end sebagian orang samin memilih dipanggil sebagai sedulur sikep. Satu hal yang membuat saya suka dengan mereka yaitu ketegasannya, mereka orang yang tidak suka mencla-mencle atau plin plan. Ada kebiasaan yang mungkin lucu bagi orang awam, ketika kalian berkunjung ke rumah orang samin dan kalian di suguhi oleh segelas teh manis, dan hanya kalian minum setengah gelas, maka jika besok kalian kesana lagi maka kalian hanya akan disuguhi setengah gelas.
terkadang memang terlihat lucu dan aneh tapi inilah keragaman dan nilai yang dimiliki oleh orang samin, so biar Indonesia lebih beragam dan berwarna khan^^V. Luv u full Indonesia. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar